Suarapolri.com – Garut – Akhir tahun 2022 di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat dilanda bencana Gempa yang mana tidak jarang berdampak pada kerusakan yang parah dan banyak menelan korban seperti yang terjadi di Kab. Cianjur dan kini juga terjadi di Kabupaten Garut dengan kekuatan Magnitudo 6,4 SR di kedalam 118 KM dengan pusat Gempa di Garut Selatan, untuk itu jajara Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar begerak cepat dengan melaksanakan Patroli ke daerah yang terdampak pasca Gempa dengan menerjunkan 1 Regu Patroli SAR dipimpin langsung oleh Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar AKP Ahmad Hidayat swbagai wujud kehadiran Pimpinan ditengah anggota yang melaksanakan tugas.
1 Regu Patroli SAR dipimpin Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar AKP Ahmad Hidayat berangkat ke Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut dan bergabung bersama Bupati serta Forkopimda Kab. Garut ke lokasi terdampak, disana Team SAR bersama Rombongan Bupati meninjau kerusakan sekolah SDN 1 Sukahaji di Kecamatan Pakenjeng yang cukup parah namun tidak terdapat korban jiwa hanya kerugian materiil, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Garut langsung memberikan bantuan berupa material bangunan untuk merenovasi Sekolah agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat disana.
Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K. berpesan “Jajaran Satbrimob Polda Jabar hadir dalam mencegah dan menanggulangi Bencana yang di Kabupaten Garut, kesiapsiagaan dan kecepatan anggota Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar pun patut diapresiasi dengan pelaksanaan kegiatan Patroli SAR pasca kejadian bencana Gempa sebesar 6,4 SR yang terjadi di wilayah Garsela atau Garut Selatan sebagai salah satu wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar Untuk Masyarakat”
Danki 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar AKP Ahmad Hidayat menjelaskan bahwa “Tugas pencegahan dan penanggulangan Bencana alam yang dilaksanakan oleh jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor pasca Gempa 6,4 SR di wilayah Kabupaten Garut dengan melaksanakan Patroli ke wilayah terdampak bencana, menurut update informasi yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Garut saat ini sebanyak 31 rumah rusak akibat bencana gempa tersebut dan bisa bertambah dan masih dalam pendataan, kami bersama Bupati dan Forkopimda Kabupaten Garut terus menjalin informasi terkait dampak dari Gempa yang cukup besar kekuatannya terjadi di Kabupaten Garut disamping itu juga edukasi tentang kebencanaan harus kembali di edukasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, kegiatan Patroli ini merupakan bentuk bakti Brimob Polda Jabar untuk Masyarakat”
(Angga)