Papua | Suarapolri.com – Aipda Yosafat Bemey, seorang Bhabinkamtibmas, terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan di wilayahnya dengan menggelar program Gerakan Baca Tulis (Gabus). Kegiatan ini bertujuan untuk menghapuskan angka buta aksara di Kabupaten Jayapura. Pada Sabtu (21/10) sore, program Gabus berlangsung di Kampung Sawoi, Distrik Kemtuk Gresi.
Gabus (Gerakan Baca Tulis) merupakan inisiatif yang diterapkan oleh Bhabinkamtibmas di seluruh Kabupaten Jayapura dengan fokus utama pada pendidikan. Aipda Yosafat Bemey menjadi salah satu contoh yang berkomitmen dalam melaksanakan program ini. Dalam kegiatan belajar ini, ia mengajarkan baca tulis kepada 12 peserta didik yang belajar di rumah warga yang mendukung program ini.
Aipda Yosafat Bemey menjelaskan bahwa selain tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas, ia merasa memiliki tanggung jawab sebagai seorang guru bagi para peserta didiknya. Pengajaran baca tulis menjadi salah satu aspek pendidikan yang ia tekuni.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa, dan saya, sebagai seorang polisi, terutama Bhabinkamtibmas, memiliki tanggung jawab untuk mengajar mereka, terutama dalam hal pendidikan, khususnya baca tulis,” ungkapnya.
Bemey juga menyoroti kenyataan bahwa beberapa dari peserta didiknya tidak bersekolah, sementara yang lain mungkin sudah bersekolah tetapi masih mengalami kesulitan dalam membaca. Oleh karena itu, ia merasa ditantang untuk membantu mereka agar dapat membaca dengan lancar.
“Pertemuan ini kami selenggarakan dua kali dalam seminggu, dengan materi yang meliputi menulis, membaca, pengenalan huruf abjad, dan membentuk suku kata menjadi kalimat. Harapannya, anak-anak peserta didik dapat memahami dan membaca dengan cepat, sehingga mereka dapat terbebas dari buta aksara,” tutup Aipda Yosafat Bemey.
(Ismaya)